Benarkah Pria Mengalami 'PMS' Juga?

Benarkah Pria Mengalami 'PMS' Juga?

Ibarat pepatah, wanita berasal dari Venus dan pria berasal dari Mars. Kedua makhluk ini diciptakan dengan karakteristik dan ciri khasnya masing-masing. Namun, rupanya wanita dan pria memiliki kesamaan di beberapa hal, termasuk masalah PMS yang ternyata juga dialami pria.

ANDA mungkin pernah mendengar wanita meminta 'maklum' karena sedang PMS (premenstrual syndrome). Bila ada pria yang tidak bisa memaklumi, banyak wanita cenderung akan menuduh pria tidak mengerti wanita karena tidak ikut merasakan PMS. Ladies, jangan seperti ini, ya!

Faktanya, kaum Adam juga mengalami masa murung dan kelabu pada waktu tertentu setiap bulan. Hal ini membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah benar pria bisa PMS?

Untuk mengetahui jawabannya, pakar kesehatan, Yael Varnado, seperti dikutip dari laman Cosmopolitan, memberikan penjelasan sebagai berikut:

Benarkah Pria Bisa 'PMS'?

Jawaban sederhananya, tentu saja pria bisa PMS. Pria memang tidak benar-benar mengalami premenstrual syndrome dalam rangka mempersiapkan rahim dan sel telur untuk pembuahan seperti wanita, tetapi pria juga mengalami gejala PMS yang mirip seperti dialami kaum Hawa.

Bedanya, di kalangan medis, istilah gejala PMS pria ini disebut sebagai IMS atau  Irritable Male Syndrome. Kondisi ini terkait dengan penurunan hormon pria seperti testoteron, hormon yang membangkitkan libido dan gairah seksual.

IMS bisa terjadi kapan saja, karena kadar testoteron bisa berfluktuasi kapan saja. Namun, kadar testoteron cenderung akan semakin bertambah tinggi pada pagi hari dan akan semakin menurun seiring berjalannya hari.

Apa Penyebab Penurunan Kadar Testosteron?

Penyebab penurunan kadar testoteron pada pria bisa disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya stres, perubahan pola makanan, atau faktor lainnya. Apa pun bisa memengaruhi kadar testoteron pada pria.

Dengan demikian, kondisi ini akan memicu pada kondisi kejiwaan yang kerap murung, gampang tersinggung, sensitif, dan mood swings atau perubahan suasana hati.

Menariknya lagi, secara psikologis dan emosional, beberapa gejala IMS ini mirip dengan apa yang dialami wanita ketika mereka sedang mengalami PMS.

Gejala PMS Pria

Pertanyaan besar muncul, apa yang terjadi ketika pria mengalami PMS? Rupanya, gejala PMS pria tak jauh berbeda dengan kaum Hawa yang suasana hatinya mudah naik-turun tak menentu.

IMS bisa menyebabkan pria lebih cepat marah, murung, pendiam, gelisah bahkan cemas dan depresi. Terkadang, mereka juga menunjukkan harga diri yang rendah atau minder.

Apa yang Bisa Dilakukan Ketika Pria Mengalami PMS?

Para pakar kesehatan menyarankan agar sebaiknya tetap menjalin komunikasi yang terbuka agar kaum pria yang kerap murung bisa menyampaikan masalah atau 'unek-unek' yang ada di dalam benaknya.

Jika sudah khawatir atau bahkan sangat mengganggu, Anda dan pasangan juga bisa berkonsultasi pada ahli kejiwaan atau psikiater untuk menemukan solusi. Dokter dapat meresepkan pengobatan atau perawatan tertentu yang terkait dengan IMS.

Perawatan untuk IMS dapat berupa perencanaan pola makan atau diet makanan yang tepat, aktivitas untuk menghilangkan stres dan kecemasan, krim atau obat hormon, atau obat-obatan lain yang dibutuhkan.

Jangan khawatir, karena gejala IMS pada pria ini akan hilang dengan sendirinya seiring berjalan waktu. Jika Anda atau pasangan Anda tampaknya depresi dan stres berlebihan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan dan perawatan terbaik.

Lakukan berbagai kegiatan romantis atau aktivitas berdua yang menyenangkan. Hal ini akan dapat membantu  menghibur dan meningkatkan suasana hati Anda atau pasangan Anda apabila IMS melanda.

Baca juga: Wow! 6 Hal Sederhana Ini Bisa Bikin Pasangan Makin Mesra

Sumber:

Cosmo Investigates: Do Guys Have Periods?. https://www.cosmopolitan.com/health-fitness/advice/a4350/do-guys-have-periods/. Dilansir dari 8 April 2019.

Leave a comment