Dihydroartemisinin-Piperaquine

Apa itu Dihydroartemisinin-Piperaquine?

Dihydroartemisinin bersama piperaquine menarget parasit penyebab malaria di eritrosit. Komposisi ini dipakai untuk mengatasi infeksi malaria yang diakibatkan oleh Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, atau Plasmodium ovale.

Dosis Dihydroartemisinin-Piperaquine

Penentuan dosis dihydroartemisinin-piperaquine didasarkan pada usia atau massa tubuh individu. Obat ini umumnya digabungkan dengan obat antimalaria lain, seperti primaquine. Dosis standar beragam, diatur berdasarkan BB pasien atau usia dan kebutuhan pengobatan malaria tertentu.

Aturan Pakai Dihydroartemisinin-Piperaquine

Konsumsilah obat ini konsekuen untuk efikasi maksimal, dan usahakan diminum pada waktu yang sama setiap hari. Apabila terlewat dosis, konsumsi sesaat setelah ingat kecuali waktu dosis berikutnya sudah dekat. Simpan dalam kondisi kering dan hindari dari sinar matahari langsung.

Efek Samping Dihydroartemisinin-Piperaquine

Penggunaan dihydroartemisinin-piperaquine dapat menyebabkan efek samping seperti:

  • Sakit kepala
  • Kelelahan dan pucat
  • Debar jantung
  • Gejala flu
  • Diare
  • Muntah
  • Penurunan nafsu makan Efek samping serius perlu penanganan medis segera.

Peringatan dan Perhatian saat Pakai Dihydroartemisinin-Piperaquine

Sebelum menggunakan dihydroartemisinin-piperaquine, perhatikan faktor risiko berikut:

  • Alergi terhadap komposisi obat
  • Kelainan irama jantung
  • Hipertensi, gagal jantung, gangguan elektrolit
  • Penggunaan obat lain yang bisa berinteraksi
  • Kondisi kehamilan dan menyusui

Efek Dihydroartemisinin-Piperaquine untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Obat ini masuk dalam Kategori C, yang berarti belum ada studi aman pada ibu hamil. Belum diketahui apakah DHP bisa terdistribusi melalui ASI. Penggunaannya harus dengan rekomendasi dokter dan jika manfaatnya melebihi risiko terhadap janin.

Interaksi Dihydroartemisinin-Piperaquine dengan Obat Lain

DHP dapat berinteraksi dengan beberapa obat yang mengubah efek atau meningkatkan risiko efek samping tertentu. Interaksi ini termasuk antarobat yang mengganggu irama jantung, obat penenang, antidepresan, dan lainnya. Makanan berlemak dan jus grapefruit juga dapat meningkatkan penyerapan piperaquine dan risiko efek samping.

Mau konsultasi GRATIS seputar kesehatan pria, wanita, dan reproduksi

Tanya Apoteker

Related products