Apa itu Cyclizine?
Cyclizine adalah obat antihistamin yang digunakan untuk mencegah dan meredakan mual, muntah, serta pusing yang seringkali berasosiasi dengan mabuk perjalanan. Selain itu, obat ini juga memiliki efek pada area otak yang bertugas mengendalikan rasa mual dan muntah serta pada sistem pendengaran bagian dalam untuk menurunkan intensitas gejala tersebut. Penting untuk selalu memeriksa komposisi obat pada etiket, terutama jika ada perubahan pada bahan penyusunnya dari waktu ke waktu, bahkan jika produk tersebut sudah pernah digunakan sebelumnya.
Dosis Cyclizine
Dosis cyclizine harus sesuai dengan usia, kondisi kesehatan, dan respons individu terhadap obat. Untuk dewasa, dosisnya berupa 50 mg yang dikonsumsi setengah jam sebelum bepergian untuk mengatasi mabuk perjalanan, dengan kemungkinan pengulangan setiap 4 hingga 6 jam dan tidak lebih dari 200 mg per hari. Dalam mengatasi mual dan muntah, dewasa dapat mengonsumsi 50 mg baik secara oral maupun intramuskular dengan frekuensi yang sama. Sementara itu, untuk anak-anak dosisnya adalah 50 mg bagi mereka yang berusia 13 hingga 18 tahun dan 25 mg bagi anak berusia 6 hingga 12 tahun. Cyclizine terdapat dalam bentuk tablet 50 mg.
Aturan Pakai Cyclizine
Sebelum menggunakan cyclizine, penting untuk membaca semua petunjuk pada label produk dan mengikuti dosis yang diresepkan oleh dokter. Jika terdapat pertanyaan atau keraguan, konsultasi dengan apoteker atau dokter adalah langkah yang dianjurkan. Dalam hal kondisi kesehatan tidak membaik atau memburuk, segera cari pertolongan medis.
Efek Samping Cyclizine
Cyclizine dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti:
- Rasa mengantuk
- Kelemahan
- Gangguan koordinasi
- Mulut kering
- Konstipasi
- Penglihatan buram Efek samping tidak selalu terjadi, namun penting untuk berdiskusi dengan dokter mengenai potensi efek samping yang mungkin dirasakan.
Peringatan dan Perhatian saat Pakai Cyclizine
Sebelum mengonsumsi cyclizine, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap obat ini. Informasikan dokter anda jika Anda mengidap kondisi tertentu, seperti:
- Bronkitis atau masalah pernapasan lainnya
- Glaukoma
- Pembesaran prostat atau kesulitan buang air kecil
Efek Cyclizine untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Cyclizine masuk dalam kategori risiko B menurut FDA, yang berarti belum ada cukup penelitian yang memastikan keamanan penggunaannya pada ibu hamil atau menyusui. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menilai potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.
Interaksi Cyclizine dengan Obat Lain
Cyclizine dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, yang mungkin memengaruhi efektivitas atau meningkatkan risiko efek samping. Pastikan Anda menyimpan catatan semua produk yang Anda gunakan, termasuk obat-obatan dengan atau tanpa resep dan produk herbal, serta berdiskusi dengan dokter atau apoteker Anda. Hindari mengonsumsi alkohol atau tembakau yang bisa memperkuat interaksi dan berdampak pada penggunaan obat ini.