Apa itu Brodalumab?
Brodalumab merupakan antibodi monoklonal yang dimanfaatkan untuk mengobati peradangan akibat psoriasis. Obat ini tidak bertujuan untuk menyembuhkan penyakit psoriasis itu sendiri. Sangat penting untuk memperhatikan bahwa brodalumab harus digunakan sesuai dengan anjuran dokter dan tidak digunakan tanpa resep.
Dosis Brodalumab
Brodalumab diberikan melalui injeksi oleh tenaga medis profesional di bawah pengawasan dokter. Dokter akan menetapkan dosis berdasarkan kondisi kesehatan serta respons individu terhadap obat. Dosis awal biasanya adalah 210 mg secara mingguan selama tiga minggu pertama, kemudian diikuti dengan 210 mg setiap dua minggu.
Aturan Pakai Brodalumab
Perawatan dengan brodalumab melibatkan injeksi subkutan yang akan dilakukan oleh dokter atau tenaga kesehatan. Pastikan untuk selalu mengikuti arahan dokter saat menjalani perawatan dengan brodalumab. Jangan hentikan perawatan tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda. Selain itu, Anda diharuskan untuk rutin melakukan kontrol untuk mengevaluasi respon terapi dan mendeteksi efek samping yang mungkin muncul.
Efek Samping Brodalumab
Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin disebabkan oleh brodalumab:
- Nyeri otot atau nyeri sendi
- Rasa mati rasa atau kesemutan
- Diare
- Sakit kepala
- Sakit tenggorokan
- Rasa lelah atau lemas
- Nyeri, pembengkakan, atau kemerahan pada area suntikan
- Gejala flu, seperti pilek atau hidung mampet
Apabila muncul keluhan atau efek samping semakin parah, segera konsultasi dengan dokter. Efek samping serius yang perlu perhatian medis cepat termasuk gangguan tidur, depresi, ide menganiaya diri sendiri atau bunuh diri, infeksi jamur, gejala penyakit Crohn, mudah memar, kulit pucat, atau tinja berwarna hitam.
Peringatan dan Perhatian saat Pakai Brodalumab
Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan brodalumab:
- Informasikan kepada dokter mengenai riwayat alergi anda.
- Diskusikan dengan dokter apabila memiliki riwayat atau sedang menderita TBC atau penyakit Crohn.
- Jika Anda memiliki riwayat depresi atau percobaan bunuh diri, beritahu dokter Anda.
- Konsultasikan rencana vaksinasi Anda terutama vaksin hidup ketika menjalani pengobatan dengan brodalumab.
- Hindari kontak dekat dengan orang yang mengidap penyakit infeksi menular selama perawatan.
- Beritahu dokter tentang penggunaan obat, suplemen atau produk herbal lainnya.
- Sampaikan kepada dokter jika anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Segera laporan kepada dokter bila mengalami reaksi alergi obat, efek samping serius atau overdosis setelah menggunakan brodalumab.
Efek Brodalumab untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Brodalumab belum terklasifikasi dalam kategori kehamilan dan belum diketahui apakah bisa terserap ke dalam ASI atau tidak. Jangan menggunakan obat ini selama menyusui tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.
Interaksi Brodalumab dengan Obat Lain
Interaksi antara brodalumab dengan obat-obatan lain dapat memengaruhi efektivitas pengobatan. Beberapa contoh interaksi penting yang perlu diperhatikan adalah:
- Peningkatan kadar midazolam
- Penurunan efektivitas vaksin hidup, termasuk BCG atau vaksin tifoid
- Peningkatan risiko infeksi serius saat digunakan bersamaan dengan cladribine, certolizumab, leflunamide, baricitinib, fingolimod, atau etanercept
Selalu informasikan kepada dokter daftar obat yang Anda gunakan untuk menghindari interaksi yang tidak diinginkan.