Bezafibrate

Apa itu Bezafibrate?

Bezafibrate adalah anggota dari kelas obat yang disebut fibrat, dengan manfaat utama untuk mengurangi tingkat trigliserida dan kolesterol yang tinggi di dalam tubuh. Umumnya diresepkan bagi individu dewasa dan sering dikombinasikan dengan statin apabila monoterapi statin tidak efektif atau bagi pasien yang tidak dapat mengonsumsi statin.

Dosis Bezafibrate

Untuk membantu mengendalikan kolesterol dan trigliserida tinggi dewasa biasanya disarankan mengonsumsi bezafibrate dengan dosis awal 200 mg tiga kali sehari. Sesuai dengan kebutuhan dan toleransi pasien, dosis ini dapat dinaikkan setelah 5-7 hari. Dosis pemeliharaan yang umum adalah 200 mg dua kali sehari, sedangkan untuk tablet lepas lambat, dosisnya 400 mg sekali sehari.

Aturan Pakai Bezafibrate

Adalah penting untuk mengikuti panduan dokter dan petunjuk pada kemasan bezafibrate. Konsumsi tablet bezafibrate bersama atau setelah makanan dan telan utuh dengan air. Hindari mengemudi jika merasa pusing sebagai efek samping. Jika lupa dosis, konsumsi saat ingat, tetapi jangan meningkatkan dosis saat sudah mendekati waktu dosis berikutnya. Simpan obat di tempat yang sejuk dan jauh dari cahaya serta jangkauan anak-anak.

Efek Samping Bezafibrate

Beberapa efek samping yang mungkin timbul dari pengonsumsian bezafibrate adalah:

  • Rasa nyeri pada perut
  • Mual
  • Pusing
  • Perut kembung
  • Sakit kepala
  • Kehilangan selera makan Jika efek samping bertambah serius atau terjadi reaksi alergi segera hubungi dokter.

Peringatan dan Perhatian saat Pakai Bezafibrate

Perhatikan hal ini sebelum mengonsumsi bezafibrate:

  • Hindari penggunaan jika alergi terhadap bezafibrate
  • Beritahu dokter jika memiliki riwayat penyakit ginjal atau hati, hipotiroidisme, penyakit kantung empedu, atau kelainan otot
  • Jangan operasikan kendaraan jika mengalami pusing setelah konsumsi obat
  • Informasikan riwayat medis kepada dokter
  • Segera temui dokter jika timbul reaksi alergi obat atau efek samping yang serius

Efek Bezafibrate untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Kategori C untuk ibu hamil, dengan tidak adanya bukti yang cukup aman bagi kehamilan dan janin. Sebaiknya tidak dikonsumsi saat hamil tanpa disarankan dokter. Belum diketahui apakah bezafibrate masuk ke dalam ASI, jadi penggunaannya saat menyusui harus dengan persetujuan dokter.

Interaksi Bezafibrate dengan Obat Lain

Bezafibrate bisa memiliki interaksi obat sebagai berikut:

  • Penurunan penyerapan bezafibrate dengan cholestyramine
  • Risiko perdarahan saat dikombinasikan dengan antikoagulan
  • Peningkatan risiko kerusakan ginjal dengan penggunaan imunosupresan
  • Efek sulfonilurea atau insulin suntik bisa meningkat
  • Efektivitas bezafibrate berkurang dengan pil KB
  • Risiko kerusakan otot meningkat bila dikombinasikan dengan statin

Mau konsultasi GRATIS seputar kesehatan pria, wanita, dan reproduksi

Tanya Apoteker

Related products