Anagrelide

Apa itu Anagrelide?

Anagrelide adalah obat yang diresepkan untuk menangani kelebihan trombosit dalam tubuh yang dikenal dengan trombositemia dan trombositosis. Kondisi ini menyebabkan peningkatan risiko pembentukan gumpalan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah dan berpotensi menyebabkan stroke atau serangan jantung. Cara kerja Anagrelide adalah dengan menghalangi produksi trombosit di sumsum tulang, sehingga jumlah trombosit dalam darah berkurang dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi karena penumpukan trombosit tersebut.

Dosis Anagrelide

Dosis anagrelide ditentukan berdasarkan usia dan kondisi pasien:

Dewasa:

  • Dosis awal: 1 mg per hari, dibagi ke dalam dua kali pemberian. Dosis dapat dinaikkan 0,5 mg setiap minggu hingga jumlah trombosit normal.
  • Dosis pemeliharaan: 1—3 mg/hari.
  • Dosis maksimal: 2,5 mg per pemberian, 10 mg/hari.

Anak usia \u22657 tahun:

  • Dosis awal: 0,5 mg per hari pada minggu pertama. Dosis kemudian dinaikkan 0,5 mg per minggu hingga trombosit normal.
  • Dosis pemeliharaan: 1—3 mg/hari.
  • Dosis maksimal: 2,5 mg per pemberian, 10 mg/hari.

Aturan Pakai Anagrelide

Pastikan untuk mengonsumsi anagrelide sesuai dengan petunjuk dokter dan instruksi pada kemasan. Anagrelide bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan dan harus ditelan utuh dengan air putih. Jangan hentikan konsumsi anagrelide tanpa konsultasi dengan dokter. Bila dosis terlewat, konsumsi sesegera mungkin, kecuali jika sudah mendekati jadwal dosis berikutnya.

Efek Samping Anagrelide

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi saat penggunaan anagrelide antara lain:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Mual atau kembung
  • Kehilangan selera makan
  • Diare
  • Linglung atau perubahan suasana hati
  • Kesemutan, mati rasa, atau nyeri

Jika efek samping berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan dokter. Cari pertolongan medis segera jika terjadi gejala alergi atau efek serius.

Peringatan dan Perhatian saat Pakai Anagrelide

Ada beberapa hal yang harus diwaspadai ketika mengonsumsi anagrelide, termasuk:

  • Informasikan riwayat alergi ke dokter
  • Diskusi dengan dokter jika memiliki riwayat gangguan fungsi hati, ginjal, pembekuan darah, jantung, serta gangguan elektrolit
  • Sampaikan ke dokter pula jika memiliki riwayat aritmia, kelainan EKG, atau henti jantung mendadak
  • Konsultasikan dengan dokter apabila sedang hamil atau menyusui
  • Hindari melakukan aktivitas yang memerlukan konsentrasi seperti mengemudi setelah konsumsi
  • Jauhi alkohol dan grapefruit selama terapi

Efek Anagrelide untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Anagrelide dikelompokkan ke dalam Kategori C untuk penggunaan selama kehamilan, yang berarti risiko terhadap janin belum diketahui secara pasti dan harus digunakan jika manfaatnya melebihi risiko. Tidak diperbolehkan bagi ibu menyusui karena potensial risiko belum dapat ditentukan, oleh karena itu sebaiknya dihindari selama menyusui atau diganti dengan alternatif lainnya jika memungkinkan.

Interaksi Anagrelide dengan Obat Lain

Interaksi yang mungkin terjadi antara anagrelide dengan obat lain mencakup:

  • Efek obat meningkat dan risiko efek samping naik jika digunakan dengan cilostazol
  • Peningkatan risiko perdarahan bila dikombinasikan dengan antiplatelet lain atau pengencer darah seperti warfarin
  • Risiko gangguan irama jantung meningkat jika digunakan dengan amiodarone, triptorelin, atau goserelin

Selalu informasikan kepada dokter tentang penggunaan obat lain untuk menghindari interaksi obat yang merugikan.

Mau konsultasi GRATIS seputar kesehatan pria, wanita, dan reproduksi

Tanya Apoteker

Related products