Cart 0

Keranjang belanja Anda kosong

Lebaran sehat #dirumahaja! Jaga stamina dengan Hevit Plus Multivitamin | Beli sekarang!

#PrivasiTerjamin
Paket polos tanpa label. Hanya Tuhan yang tahu barang pesanan kamu.
#PastiBPOM
No fake, no KW. Semua barang 100% original dengan sertifikat BPOM.
#AmbilSendiri
Ada loker rahasia yang menanti. Jadi jejak kamu aman.
#FreeOngkir
Ongkirnya buat kamu aja. Lumayan...buat beli es teh.
Love. Health. Beauty
Advertisement
Advertisement

Ingin Berolahraga Lebih Lama Tanpa Cedera Otot? Ini Caranya!

Berolahraga memang sangat baik bagi kesehatan namun bila terlalu keras, tubuh bisa mengalami cedera. Bagaimana caranya berolahraga lebih keras tapi tidak mencederai tubuh?

Ingin Berolahraga Lebih Lama Tanpa Cedera Otot? Ini Caranya!

BEROLAHRAGA dengan rutin sangat baik untuk kesehatan. Selain salah satu cara memperbesar otot, olahraga membuat tubuh atletis, bugar, sehat, dan kuat.

Sayangnya, banyak hal yang menganggu rutinitas olahraga Anda. Pekerjaan, keluarga, kegiatan social dan lainnya dapat membuat Anda melewatkan waktu olahraga.

Dari semua alasan Anda melewatkan waktu olahraga, cedera otot adalah yang paling menyebalkan. Cedera yang dimaksud di sini bukanlah rasa pegal, nyeri sendi, atau nyeri otot tapi rusaknya otot, tendon, dan ligamen.

Masa penyembuhan dari rusaknya otot, tendon, dan ligamen ini membutuhkan waktu yang lama. Ketika cedera sudah sembuh, Anda pun sudah terlalu lama meninggalkan rutinitas olahraga dan tubuh menjadi tidak sebaik sebelumnya.

Namun jangan khawatir, cedera otot dan sendi dapat dihindari. Berikut tips olahraga agar Anda dapat berolahraga lebih lama dan terhindar dari cedera:

1. Jangan Pemanasan Statis Sebelum Olahraga

Pemanasan memiliki tiga jenis: pemanasan statis, dinamis dan statis dinamis. Pemanasan statis adalah pemanasan dengan bentuk peregangan yang dilakukan mulai dari bagian tubuh atas menuju ke bagian bawah atau sebaliknya.

Pemanasan dinamis adalah pemanasan yang dilakukan dengan menggunakan gerakan yang saling berkesinambungan atau saling berkaitan.

Sedangkan pemanasan statis dinamis adalah penggabungan dari kedua jenis pemanasan tersebut.

Masalahnya, berdasarkan penelitian, pemanasan statis memberikan dampak negative terhadap kekuatan berolahraga.

Pemanasan stastis dapat mengurangi peforma dan kurang melindungi tubuh Anda dari cedera otot dan sendi.

Sebagai tips olahraga, lakukan pemanasan dinamis, cukup 3-5 menit saja sebelum Anda melakukan latihan.

Misalnya, sebelum squat, lakukan lari di tempat, squat jump, dan jumping jack masing-masing dilakukan selama 15-20 detik untuk setiap gerakan.

Bila Anda melakukannya dengan benar, detak jantung akan bertambah dan tubuh akan mengeluarkan sedikit keringat. Menurut peneliti, hal ini dapat meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas sehingga dapat mengurangi risiko cedera.

Ingin Berolahraga Lebih Lama Tanpa Cedera Otot? Ini Caranya!

Dapatkan Optimum Nutrition Amino 2222 Tablet dengan harga sekitar Rp 299.000; Beli di sini.

2. Lakukan Pemanasan yang Spesifik

Setelah menyelesaikan pemanasan dinamin, sekarang waktunya yang spesifik. Misalnya, sebelum melakukan angkat beban dengan jumlah repetisi yang banyak, mulailah dengan repetisi yang lebih sedikit dan beban yang lebih ringan terlebih dahulu.

Ini dapat memperlancar aliran darah ke otot dan sendi ketika Anda berolahraga. Ketika tubuh mulai terbiasa dengan gerakan yang dilakukan, Anda bisa lebih fokus ketika melakukan repetisi yang lebih banyak dan beban yang lebih berat.

Baca juga: Nyeri Otot Setelah Berolahraga? Ini Mitos dan Faktanya

3. Peregangan Otot

Otot yang sudah panas lebih lentur daripada yang masih dingin. Melakukan peregangan otot sebagai sesi terakhir olahraga Anda dapat mengurangi kemungkinan terjadinya cedera.

Hal ini dikarenakan otot Anda masih dalam keadaan panas. Regangkan otot dan sendi anda setidaknya 30 hingga 90 detik per bagian.

Melakukan peregangan sebagai sesi terakhir olahraga ini juga bisa mempercepat pemulihan otot sehingga dapat mengurangi nyeri otot di keesokan hari.

Jadi dengan melakukan peregangan yang benar, Anda akan terhindar dari nyeri otot dan bisa tetap berolahraga sebagai cara memperbesar otot dan mendapatkan bentuk tubuh atletis.

4. Roll It Out

Hampir semua atlet profesional mengatakan bahwa pijat tubuh secara rutin merupakan kunci kesuksesan mereka. Mereka tidak salah.

Dengan dipijat, aliran darah di dalam tubuh menjadi lebih lancar sehingga kesehatan otot, sendi, dan jaringan tubuh lainnya tetap terjaga.

Sebagai tips olahraga, agar lebih murah, Anda bisa menggunakan foam roller yang agak keras untuk memijat otot yang kaku.

Baca juga: Ini 7 Alasan Cedera Nyeri Otot Anda Tak Kunjung Membaik

5. Istirahat

Sangat penting untuk mengistirahatkan otot selama 48-72 jam sebelum Anda berolahraga lagi. Jangan lupa untuk tidur yang cukup. Dengan tidur yang cukup, otot dapat beristirahat dengan baik sehingga mengurangi risiko cedera ketika Anda berolahraga.

Ingin Berolahraga Lebih Lama Tanpa Cedera Otot? Ini Caranya!

Dapatkan Scitec Nutrition L-Glutamine 300gr dengan harga sekitar Rp 558.000; Beli di sini.

Direview tanggal: | Terakhir Diedit:

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Lebih mudah dan hemat serta privasi terjaga di aplikasi AsmaraKu.
Download sekarang:

Logo Google Play Logo Google Play
icon-arrow-left Kembali ke Love Journal
Halaman Privasi
Gambar Halaman Privasi