Apakah Minuman Pre-Workout Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan?

Secara teori, minuman pre-workout atau biasa dikenal susu protein populer saat ini membawa komunitas kesehatan dan kebugaran dengan hal yang cukup mengagumkan: Anda mengkonsumsi minuman ini untuk meningkatkan energi Anda sehingga olahraga lebih semangat dan mungkin dapat membakar beberapa kalori tambahan.

Apakah Minuman Pre-Workout Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan?

MINUMAN pre-workout atau pre-workout drink adalah minuman yang biasa dikonsumsi sebelum Anda berolah raga seperti Performix ION v2Xa, Cellucor C4, Optimum Nutrition Gold Standard Pre-Workout, dan WRP Active Body Shape.

Minuman ini sering dijual dalam bentuk bubuk dan cara mengonsumsinya adalah melarutkannya dengan air dan diminum sekitar satu sampai jam sebelum berolahraga.

Pre-workout drink terdiri dalam varian yang berbeda, beberapa minuman mengandung Vitamin C, Vitamin B, dan suplemen seperti asam amino seperti beta-alanin, juga kreatin dan kafein.

Suplemen ini dirancang untuk membantu otot menahan kelelahan dan meningkatkan kekuatan. Namun, apakah minuman ini berperan juga dalam menurunkan berat badan?

Jawaban singkatnya adalah mungkin. Pertama, jika minuman Anda mengandung kafein, kreatin, atau karbohidrat, Anda akan memiliki lebih banyak energi yang tersedia untuk otot yang memungkinkan Anda untuk melakukan olah raga lebih giat lagi.

Dengan intensitas latihan yang lebih tinggi maka lemak dan kalori yang terbakar pun akan lebih banyak setelah Anda beristirahat, kata Carwyn Sharp, Ph.D., C.S.C.S., kepala petugas ilmiah untuk National Strength and Conditioning Association.

Baca juga : 6 Alasan Mengapa Anda Harus Konsumsi Whey Protein

Pada tahun 2014 dilakukan studi kecil kepada olahragawan laki-laki (masalah gender dalam studi olahraga, sehingga hasilnya bisa berbeda untuk wanita) dan meminta para olahragawan untuk mengonsumsi sekitar satu ons suplemen pra-latihan (pre-workout supplement) atau plasebo.

Suplemen ini mengandung kreatin, beta-alanine, L-Tarurine, L-Leucine, dan kafein. Mereka yang mengonsumsi suplemen tersebut tidak kehilangan lemak tubuh tambahan setelah delapan hari latihan dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Namun, mereka memang memperbaiki kekuatan mereka. Dari data ini, penulis berspekulasi bahwa hasilnya mungkin berbeda jika mereka mengonsumsi suplemen untuk jangka waktu yang lebih lama.

Hal itu masuk akal karena siapa pun yang mencoba menurunkan berat badan tahu bahwa biasanya memakan waktu lebih lama dari seminggu untuk melihat perbedaannya.

Studi lain dilakukan di International Journal of Medical Sciences untuk melihat pria dan wanita mengonsumsi suplemen pra-latihan selama enam minggu. Mereka melaporkan lebih banyak energi membuat fokus selama latihan tapi hal itu tidak membantu mengubah komposisi tubuh peserta.

Baca juga : Bisakah Wanita Mengonsumsi Protein Powder untuk Pria?

Pakar kebugaran Chris Ryan, C.S.C.S., mengatakan bahwa produk tradisional menawarkan yang terbaik untuk Anda serta menghemat budget.

Kopi dapat merangsang metabolisme dan membantu Anda berlari sedikit lebih cepat serta mengangkat sedikit lebih berat (2 sampai 4 persen lebih banyak). Anda bisa meminum kopi dengan takaran kecil 30 sampai 60 menit sebelum olah raga.

Faktanya, satu studi kecil di Journal of Applied Physiology menemukan bahwa mengonsumsi kafein bersamaan dengan berolahraga membakar 60 kalori lebih banyak dibanding hanya melakukan olah raga saja.

Plus, para peserta menilai sesi olahraga mereka lebih menyenangkan saat mereka diberi daya oleh kafein.

Baca juga : Tips Memilih Protein Powder yang Sesuai dengan Tubuh Anda

Tentu saja, Anda mungkin menganggap kopi hitam itu kotor, jadi minuman pra-latihan mungkin pilihan yang lebih baik.

Hal itu tidaklah masalah karena yang terpenting adalah konsistensi. Tidak ada suplemen yang bisa menggantikan latihan keras di gym, tidak peduli apapun tujuan Anda.

Itu dia sedikit ulasan mengenai susu protein yang mungkin masih sering kali membuat Anda bingung. Jadi, sebenarnya tidak penting apa yang Anda konsumsi.

~product~

Sebab, semuanya kembali lagi pada kekonsistensian Anda dalam melakukan latihan untuk menurunkan berat badan.

Sesering apapun Anda mengonsumsi susu protein apabila tidak diimbangi dengan olahraga yang tepat maka hasilnya akan tetap sia-sia. Jadi, imbangilah dengan berolahraga yang giat, ya!

Selain itu, minuman pre-workout ini juga bisa menjadi salah satu asupan yang Anda masukkan ke dalam list sebagai tips diet sederhana, lho!

Kembali ke blog

Tulis komentar

Ingat, komentar perlu disetujui sebelum dipublikasikan.

Produk Rekomendasi

Tutup

Artikel terkait