4 Alasan dan Penanganan Kaki Bau

4 Alasan dan Penanganan Kaki Bau

Bau kaki mungkin tidak banyak dipedulikan orang seperti bau badan, namun bila hal ini bertambah parah, orang-orang di sekitar Anda juga pasti akan terganggu. Anda tidak mau ini terjadi, bukan?

BANYAK pria yang mengalami bromodosis atau kaki bau yang tidak menyadari bahwa itu berasal dari keringat kakinya. Bau kaki memang tidak berbahaya, akan tetapi sangat mengganggu kepercayaan diri dan penampilan.

Sekeren dan seganteng apa pun Anda, jika kaki Anda memiliki bau kaki, jelas dapat menurunkan tingkat percaya diri Anda, bahkan dapat mengganggu kenyamanan orang lain yang berada di sekitar Anda.

Umumnya, bau kaki disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri di dalam sepatu. Lalu, adakah cara menghilangkan bau keringat pada kaki selamanya?

Lalu, bagaimana cara menghilangkan bau keringat pada kaki yang efektif? Tak perlu cemas, berikut adalah beberapa alasan mengapa kaki bau dan solusi yang bisa Anda lakukan.

1. Kaki Berkeringat

Secara umum, ketika kaki Anda berkeringat, kelembaban dan kehangatan akan menyebabkan bakteri berkembang biak dengan pesat. Keringat dan kulit mati yang dipecah bakteri menghasilkan bau, termasuk pada kaki Anda. 

Menurut Alex Kor, DPM, staf podiatris di Johns Hopkins Medicine dan ketua American Academy of Podiatric Sports Medicine, cara menghilangkan bau keringat pada kaki yang efektif adalah mengganti kaus kaki secara teratur, terutama ketika kaus kaki sudah lembab.

Selain itu, cara menghilangkan bau keringat pada kaki adalah membeli kaus kaki berbahan wol domba yang memiliki pori-pori dan membuat kulit bisa bernapas.

Sementara itu, kaki yang berkeringat mungkin akan lebih mudah terjadi ketika musim panas.

Alex Kor mengatakan bahwa bukan hal yang mustahil bila bau kaki juga muncul saat musim dingin, karena kebanyakan orang akan mengenakan kaus kaki yang tebal dan membuat kulit sulit bernapas.

Apabila kaus kaki dengan sirkulasi udara baik tidak mampu mengatasi kaki bau, cobalah memakai antiperspiran yang dapat disemprotkan pada kaki. Cara ini biasanya menjadi cara menghilangkan bau sepatu yang cukup efektif dan tahan lama.

2. Tidak Ganti Sepatu

Sama seperti saran untuk mengganti kaus kaki setiap hari, sebaiknya Anda juga memiliki beberapa pasang sepatu untuk berganti setiap hari.

Sepatu Anda tidak boleh dipakai setiap hari karena kelembaban dan kehangatannya bisa menimbulkan lebih banyak bakteri dan kuman.

Jika tidak memiliki banyak sepatu, usahakan agar kaki Anda selalu bersih. Caranya, bersihkan dan gosoklah kaki Anda memakai batu apung atau alat khusus untuk mengangkat sel-sel kulit mati atau kulit kering.

Cara menghilangkan bau pada sepatu lainnya yang ampuh adalah memakai model sepatu yang bisa membuat kulit bernapas dengan mudah.

Kadang, sepatu yang terlalu sempit dan menekan kaki Anda bisa memberikan tekanan ekstra pada kaki, sehingga mudah berkeringat.

Baca juga: Kaki Bau karena Sering Pakai Sepatu? Ini 6 Cara Efektif Mengatasinya!

3. Stress

Stres dapat membuat Anda berkeringat lebih banyak dibanding biasanya, termasuk pada kaki Anda.

Keringan yang dihasilkan oleh stres berbeda dengan keringat yang biasa Anda hasilkan, karena keringat yang dihasilkan oleh stres diproduksi oleh kelenjar yang berbeda. 

Jika Anda mudah stres dan mudah menghasilkan keringan akibat stres, cobalah sediakan beberapa pasang sepatu cadangan di loker Anda.

4. Infeksi Jamur

"Kaki atlet" adalah salah satu momok menakutkan bagi pengguna atau pengunjung sarana olahraga.

Pasalnya, selain rasa gatal yang ditimbulkan, jamur yang menginfeksi kaki juga dapat menyebabkan bau kaki tidak sedap.

Sayangnya, justru banyak orang yang mengoleskan krim anti-jamur dan gatal pada sela-sela jari untuk menghilangkannya.

Padahal, ini justru memperparah kondisi "kaki atlet", karena tekstur krim yang kental akan menyebabkan jamur atau bakteri lebih mudah berkembang biak.

Sebaiknya, pakailah krim hanya untuk bagian bawah atau samping kaki Anda. Sedangkan untuk sela-sela kaki, gunakan saja anti-jamur berbentuk bubuk.

Bila Anda sudah mencoba segalanya dan tidak ada yang berhasil, berkonsultasilah dengan dokter. Biasanya, dokter akan memberikan resep obat yang diminum secara teratur.

Kasus ini memang jarang terjadi, tetapi ada beberapa jenis bakteri yang dihasilkan oleh kelembaban berlebihan pada dasarnya bisa dimatikan atau diminimalisir dengan obat – obatan tertentu yang diresepkan oleh dokter.

Sumber:

4 Reasons Your Feet Smell—and What to Do About It. https://www.menshealth.com/health/a19522415/reasons-your-feet-smell-bad/. Dilansir dari 8 Oktober 2019.

Leave a comment