Kapan Harus Konsultasi ke Psikolog Seks?

Pernahkah Anda mengalami kondisi ketika hubungan intim antara Anda dan Si Dia terasa hambar? Atau pernahkah Anda merasakan ketidakpuasan dengan pasangan terkait urusan  ranjang? Jika jawabannya “Ya”, inilah waktu yang tepat untuk berkonsultasi dengan psikolog seks.

Kapan Harus Konsultasi ke Psikolog Seks?

SAAT mendengar kata psikolog seks, seringkali orang terlebih dahulu merasa jengah dan sungkan. Di Indonesia, seks masih menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan. Tak heran jika sebagian besar orang merasa risih untuk membicarakan atau melakukan konsultasi terhadap dokter atau psikolog seks terkait masalah seks yang mereka hadapi. Padahal, faktanya adalah cukup banyak pasangan yang memiliki masalah seks dengan pasangannya dan membutuhkan bantuan dari ahli untuk memecahkannya.

SEBENARNYA, KAPANKAH WAKTU YANG TEPAT UNTUK MENDATANGI PSIKOLOG SEKS?

Selain masalah finansial, masalah seks menjadi penyumbang kedua terjadinya perselisihan di antara pasangan, terutama pasangan yang telah menikah. Masalah seks yang terjadi antara lain menurunnya gairah seksual, sulitnya mencapai orgasme, ejakulasi dini, menopause, kurangnya waktu untuk berhubungan intim, atau adanya trauma terhadap seks. Ironisnya, masih sedikit pasangan yang membiarkan hal tersebut dengan harapan masalah tersebut akan selesai dengan sendirinya, atau mencari pelampiasan dibandingkan mencari cara untuk menyelesaikannya. Kemungkinan lain adalah pasangan tersebut telah mencoba membicarakan masalah tersebut, namun tak kunjung menemukan cara tepat untuk segera menyelesaikannya. Pada kondisi tersebut, bertanya kepada dokter atau konsultasi kepada psikolog seks menjadi alternatif solusi yang dapat diambil.

Hal pertama yang patut diketahui adalah psikolog seks berbeda dengan ginekolog atau psikiater. Ginekolog dapat memberi saran terkait seks dan cara mendapatkan keturunan berdasarkan kondisi tubuh kliennya, namun ginekolog tidak memiliki kedekatan personal untuk memecahkan masalah seks.

MENGAPA MEMILIH PSIKOLOG SEKS?

jual produk pasutri lengkap dan murah

Jika Anda berpikir psikolog seks akan memberikan saran-saran yang cukup ekstrem untuk memecahkan masalah Anda, Anda harus berpikir ulang. Dibandingkan memberi saran ekstrem, seperti menyarankan Anda untuk mencoba threesome atau BDSM untuk membuat seks antara Anda dan Si Dia lebih hidup, psikolog seks akan menjadi pemandu bagi Anda dan Si Dia untuk membicarakan masalah seks satu sama lain.

Alasan lain seseorang enggan mengajak pasangannya berkonsultasi kepada psikolog seks adalah ketakutan untuk mengakui bahwa ada masalah nyata yang tak bisa dihindari terus menerus oleh ia dan pasangannya. Ada pula yang enggan berkonsultasi karena takut pasangannya mengetahui bahwa ia memiliki pengetahuan yang minim tentang seks, atau takut masa lalunya terbongkar (misalnya riwayat berkencan atau adanya trauma masa lalu terkait seks). Satu hal yang patut digarisbawahi adalah kejujuran harus diutamakan dalam seks. Jika Anda dan pasangan sulit untuk terbuka dan siap untuk membicarakan masalah seks yang Anda berdua hadapi, masalah tersebut akan semakin mengakar dan sulit dipecahkan.

Kelebihan psikolog seks adalah mereka cenderung langsung menuju inti masalahnya. Saat ada pasangan yang mendatangi psikolog seks, pasangan tersebut akan ditanyai mengenai apa yang menyakitkan mereka, lalu mewawancarai pasangan tersebut secara terpisah. Melalui metode ini, psikolog seks akan mengetahui sumber masalah yang dihadapi pasangan dan menemukan solusi terbaik untuk memecahkannya.

APAKAH BERKONSULTASI KEPADA PSIKOLOG SEKS AMAN?

jual produk pasutri lengkap dan murah

Seringkali orang jengah untuk membicarakan seks dengan orang lain karena takut privasinya akan terganggu, atau takut masalahnya akan diketahui oleh banyak orang. Psikolog seks sangat profesional terkait pekerjaan mereka. Psikolog seks akan menjaga kerahasiaan kliennya, juga tidak mengintervensi ataupun mengeluarkan saran yang intimidatif. Psikolog seks akan berfokus pada emosi dan perasaan kliennya terkait masalah terkait seks yang dihadapi, dan bersikap netral tanpa mencampuradukkan masalah agama atau keyakinan saat memberikan saran kepada klien-kliennya.

Hal unik lainnya adalah masih ada sebagian orang yang menganggap psikolog seks memberikan saran melalui demonstrasi seks secara langsung. Pendapat ini terdengar konyol karena berkonsultasi kepada psikolog seks bukan berarti mendemonstrasikan seks secara langsung. Pada dasarnya, konsultasi kepada psikolog seks adalah talk therapy. Dibandingkan memberi saran tentang variasi gaya bercinta untuk menghidupkan gairah di antara pasangan, psikolog seks lebih memilih pendekatan personal melalui tanya jawab kepada setiap pihak.

Kembali ke blog

2 komentar

istri saya akhir akhir ini beberapa kali melakukan hubungan badan,apabila hendak mencapai orgasme selalu timbul perasaan ingin pipis,dan sakit ,kenapa ya dok….riwayat sebelumx istri menggunakan IUD stlah 8 tahun dilepas tp proses pelepasannya pd waktu agak sulit,entah apa sebab dan kata terasa sakit sekali setelah berhenti IUD sekarang menggunakan kontasepsi oral (YASMIN) apakah riwayat itu ada hubungannya dengan sekarang yg dikeluhkan…

zainal arifin

Mau tanya dok kenapa istri saya kalau diraba raba dibagian payudaranya sering ogah ogahan dan maunya langsung disentuh memeknya ?

david

Tulis komentar

Ingat, komentar perlu disetujui sebelum dipublikasikan.

Produk Rekomendasi

Tutup

Artikel terkait